Minggu, 23 Maret 2014

arek nulis apa yah,,, lieur euy. Yang hot hari ini tentang ujian anak2 SMP. Karena kebetulan aku sedikit ikut terlibat. Tapi aku mau bicara, nulis kali lebih tepatnya ya,, dari segi pisisi aku sebagai guru.......,,,, banyak guru yg khawatir tentang kelulusan siswa - siswinya menjelang UN. Ya khawtir terhadap dampak jika siwanya tidak lulus UN,,,,, krna akibatnya bisa fatal. Contohnya kasus bunuh diri siswa di Jakarta tahun lalu krna engga lulus UN. sebenarnya kalo guru mengesampingkan dampak2 tersebut,,, guru tidak usah kawatir dg UN.... Kenapa?????? Karena ketika semua siswanya yang mengikuti UN dan hanya satu siswa yg dinyatakan lulus,,, secara logika orang mengatakan "sekolah gagal" tapi sebenarnya tidak ,,,, satu siswa aja yg berhasil itu udah dianggap pembelajaran selama 3 tahun itu berhasil.... Aneh memang kedengarannya tapi teorinya memang seperti itu,,,,, tp lagi - lagi hati nurani(bukan hanura lho,,,partainya pak kamad itu.haha) seorang guru akan menghalalkan segala cara untuk menyelamatkan anak2nya dari musibah yang bernama "TIDAK LULUS UN". Segala upaya pasti akan dilakuka. Walaupyn menurut saya itu salahhhhhhh... Lulus dan tidak lulus adalah bagian dari pendidikan. Siswa yang lulus berarti sudah layak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yg lbh tinggi. Berarti yg belum masih yah kasarnya mungkin belum layak. Tentang sistem UN akan kita curhatkan kali lain,,,,,, hari ini udah dulu deh ga jelas,hahags

Tidak ada komentar:

Posting Komentar